Surya Wisata

SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI...... PENGUNJUNG YANG BAIK MENINGGALKAN COMMENT^^
SURYA WISATA, MENJADIKAN PERJALANAN ANDA LEBIH MUDAH DAN MENYENANGKAN. KARENA SURYA WISATA ADALAH TEMAN TERBAIK DALAM PERJALANAN ANDA

Search

Kamis, 30 September 2010

Asal Nama Kota Salatiga dan Boyolali

Asal Usul Kota SALATIGA
ceritanya ketika Bupati semarang disuruh oleh Sunan Kalijaga untuk memperdalam ngelmu agama sang bupati tersebut dilarang membawa perhiasan yang ada untuk menyepi dan merenungi akan kehidupanya. Sang bupati disilahkan untuk berjalan ke timur untuk mencari tempat menyepi oleh njeng Suan Kalijaga (sebelumnya sang bupati di ceritakan adalah bupati yang sombong karena kekayaanya…nama sang bupati tersebut adalah Kyai Pandan Arang  nah sang Kyai Pandan Arang dihukum karena kesombonganya untuk menyepi di suatu tempat. Syaratnya yaitu tadi… ngak boleh membawa perhiasan. Nah sang Kyai Pandan Arang pergi dengan Istrinya yang tentu saja namanya adalah Nyai Pandan Arang ditemani seorang Abdi dalemnya. Karena yang telah mendapat pencerahan waktu itu hanya sang Kyai Pandang Arang sang Nyai Pandan Arang belom maka sang Nyai pandan Arang takut kalo jatuh miskin. Maka sang Nyai Pandan Arang memerintahkan Pembantunya untuk membawa perhiasan yang disembunyikan ke dalam tongkat yang dikasih lobang. Sampe dijalan Sang kyai dicegat leh sekelompok begal eh begall itu bahasa Indonesianya apa Ya? Anu Garong eh whmmm Rampok ya Rampok… karena sang Kyai merasa ngak bawa apa-apa maka sang kyai tenang saja.
….. terus perampoknya ngak percaya karena meelihat ketakutan ada pada wajah Nyai Pandan Arang dan Pembantunya yang dengan erat memegangi tongkanya. Kalo ketakutan berarti bawa apa apa nih… dan betul ketika tongkatnya dibanting munculah perhiasan……..
Waktu itu kemudian munculah Sunan Kalijaga ….. yang menyelamatkan Rombongan Kyai Pandan Alas… eh Arang ding…. kemudian gerombolan Rampokpun dikalahkan dan sadar akhirnya… sadarnya ketika itu Sang Sunan Kalijaga berkata begini…. Weh kelakuan manusia kok kayak kelakuan wedus alias kambing… dan kemudian wajah ketua perampokpun berubah menjadi kambing. Wajahnya akan berubah ketika sudah mengamalkan kebaikan… akhirnya pimpinan gerombolan mengabdi pada Sang Kyai Pandan Arang. Untuk menandai itu maka sang Kyai Pandan Arang berkata… besok kalo tempat ini jadi maju… akan kuamai daerah ini dengan nama SALA TIGA . Yaitu kesalahan bertiga…. Dirimu Nyai masih ngotot membawa perhiasan, kamu (sambil nunjuk sang rewang) karena membatu istriku untuk mebawa perhiasan. Dan diriku sendiri yang ngang ngecek pas kita berangkat. Dan Kyai Pandan Arangpun melanjutkan perjalanan setelah pamit pada Sunan Kalijaga…. Diikuti dengan Istri, pembantu atau rewang dan gerombolan perampok, dan ketua gerombolan perampok karena berkepala domba akhirnya namanya berunbah menjadi syech domba , begitulah legendanya

Asal Usul Kota BOYOLALI
Setelah melakukan kesalahan dan melanjutkan perjalanan ke timur, dijalan sang Nyai Pandan Arang menyesali mengapa harus mebawa perhiasan yang banyak… beliau ingin melupakan masalah perampokan yang terjadi disalatiga kemaren…. Beliau pun berguman sepanjang jalan … MBOYOLALI YA MBOKYOLALI YA… (dalam bahasa Indonesia semoga lupa. Semoga lupa) dan terdengar oleh Kyai Pandan Arang. Maka berkatlah sang Kai pandan arang : mengko yen kene iki dadi rejo tak jenengi kutha iki kutho mboyolali (dalam bahasa Indonesia kira kira begini: nanti kalo daerah ini menjadi rame dan menjadi kota, diriku namakan kota ini kota boyolali)
Dan karena masih agak jengkel dengan Nyai Pandan Arang maka sang Kyai Pandan Arang mepercepat langkahnya….. dan karena ketinggalan Nyai pandan alas bertanya pada penduduk sekitar dimanakah Kyai Pndan Arang? Ooo teras… kata penduduk sekitar… (teras adalah bahasa halus untuk terus dalam bahasa jawa?) nah kalo itu menjadi nama kota kecamatan dimana diriku dilahirkan….
Dan akhirnya rombongan Kyai pandan Arang akhirnya bermukin di klaten, dan tepatnya di Tembayat terdapat makam Syech Domba yang kepalanya sudah berwujud manusia lagi… dah gitu deh critanya selesai deh

9 komentar:

Anonim mengatakan...

kate katenye banyak yang saleh

Anonim mengatakan...

lumayan masuk akal.
kiarai boyo lali tuh berasal dari dua kalimat yaitu "boyo" yg artinya buaya sedangkan "lali" yaitu lupa..jadi kota boyo lali itu tadinya buaya yg lupa...
hehehe...makasih..

Pamungkas mengatakan...

itu nama legenda,bukti sejarahnya susah. tapi nggak apa untuk sekedar cerita

Nimo mengatakan...

legenda kalo isinya beredar kuat dan diakui masyarakat luas bisa dimasukkan sbg sejarah, krn emang itu syaratnya utk bs disebut sjrah. Thanx berbagi jadi tau gw :)

Anonim mengatakan...

BAGUS CERITANYA..MEMANG BEGITU...KITA SAJA YANG TIDAK SUKA NGURI-URI SEJARAH KITA SENDIRI..

bisnis tiket pesawat mengatakan...

mantapp..
unutng mampir baca,
coba kalau gk,
gak bakalan tau deh,,

Anonim mengatakan...

zng bahasa jwa ada nggak yayyyy

surya mengatakan...

Kurang akurat.
Karna tahunnya gak ada

cah sala3 mengatakan...

mohon maaf sepertinya cerita ini terlalu berlebihan, karena seakan2 penulis mengetahui kata para pelaku. Bisa jadi penuLis membaca buku/komik legenda masyarakat.
tp sdkt cerita yg hampir sama dg referensi Lain (ttg kota salatiga), namun asal-usul nama salatiga ko beda.

Ya tapi Lumayan Lah pak, saya sbg org sala3 mengucapkan terima kasih karena bapak sudah ,menuLiskan Legenda ttg Kota kami sesuai apa yg bapak tau.
Tetap semangat :)

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini